DM Property

Simak Proses Membuat AJB Berikut Ini !

Bagi sebagian orang yang sudah seringkali melakukan jual beli properti mungkin tidak asing mendengar istilah Akta Jual Beli (AJB). Biasanya AJB dibuat oleh Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) ketika pihak pembeli sudah melunasi pembayaran yang diminta oleh penjual pada saat perjanjian awal pembelian. Lalu bagaimana proses membuat AJB? Berikut caranya,

Hal yang Perlu Anda Perhatikan Sebelum Membuat AJB

Perhatikan Hal Ini Sebelum Membuat AJB

Akta Jual Beli (AJB) adalah sebuah dokumen yang menyatakan adanya peralihan hak tanah dari pemilik lama ke pemilik yang baru. Syarat sebelum proses membuat AJB salah satunya penjual dan pembeli sudah harus menemukan titik temu untuk semua hal termasuk harga. Pihak pembeli juga harus sudah melihat dan menerima kondisi bangunan ataupun tanah yang akan dibeli. Sebagai penjual pun harus sudah menunjukkan surat-surat yang kebenarannya sudah tervalidasi. Setelah semuanya siap barulah proses jual-beli terjadi.

Data yang Diperlukan Ketika Membuat AJB

Lengkapi Data yang Dibutuhkan

Dalam proses membuat AJB tentunya PPAT yang ditunjuk oleh pihak penjual dan pembeli akan meminta kelengkapan data yang dimiliki. Berikut data-data yang biasanya diminta oleh pihak PPAT,
Data Tanah

  • PBB asli dan bukti pembayaran lima tahun terakhir
  • Sertifikat asli tanah
  • IMB asli
  • Jika Anda masih dibebani hak tanggungan yang harus dibayar, maka Anda harus meminta surat roya dari bank yang bersangkutan
  • Bukti pembayaran rekening listrik, telepon serta air (jika ada)

Data Pembeli & Penjual

  • Fotokopi KTP suami & istri
  • Fotokopi NPWP
  • Fotokopi Kartu Keluarga dan Akta Nikah
  • Fotokopi Akta Pendirian Perusahaan (jika penjual berbadan hukum)

Hal-hal yang Wajib Dipenuhi Sebelum Membuat AJB

Pengecekan Data

Selain data yang perlu dilengkapi Anda juga perlu melakukan pemeriksaan pada dokumen. Seperti pemeriksaan keaslian sertifikat ke Badan Pertanahan Nasional (BPN), kemudian pastikan penjual telah membayar Pajak Penghasilan (PPh) dan pembeli telah membayar Pajak Pembeli (BPHTB).

Sebagai calon pembeli Anda harus membuat pertanyaan bahwa dengan membeli tanah atau bangunan tersebut, Anda tidak menjadi pemegang atas tanah atau bangunan yang melebihi ketentuan dan batas luas maksimum. Perlu Anda catat bahwa petugas PPAT dapat menolak pembuatan AJB apabila tanah yang akan dijual sedang dalam masalah.

Proses Mengurus AJB

Proses Membuat AJB

Ketika Anda telah memenuhi seluruh data dan persyaratan di atas, maka anda sudah bisa melakukan proses pembuatan AJB. Adapun syarat pembuatan AJB diantaranya, pembuatan akta harus dihadiri oleh kedua belah pihak (pembeli & penjual) atau orang yang telah diberi kuasa oleh pihak yang bersangkutan. Kemudian pembuatan akta harus dihadiri sekurang-kurangnya oleh 2 orang saksi. Biasanya dari perangkat desa seperti Camat dan kedua pegawai notaris jika melalui notaris PPAT.

Tahapan pembuatan AJB biasanya PPAT akan membacakan akta dan menjelaskan mengenai isi dan maksud pembuatan akta. Termasuk pula apakah statusnya sudah lunas atau belum transaksinya. Apabila isi akta sudah disetujui oleh penjual dan pembeli maka akan ditandatangani oleh penjual, pembeli, saksi, dan PPAT.

Biasanya akta akan dibuat dua lembar asli, satu lembar disimpan oleh kantor PPAT setempat dan satunya lagi diberikan ke kantor pertanahan untuk keperluan balik pendaftaran. Seteah itu salinannya akan diberikan kepada penjual serta pembeli.

Biaya Pembuatan AJB

Biaya yang Dibutuhkan

Dikarenakan peroses membuat AJB tidak bisa selesai dalam satu hari maka tentunya ada biaya yang dikenakan untuk proses pembuatannya. Biasanya biaya yang dikenakan untuk pembuatan AJB sebesar 1-5% dari harga transaksi penjualan.

Proses Legalitas di DM Village Wirokerten Aman

DM Village Wirokerten merupakan perumahan di Jogja yang memproses legalitas dengan aman dan terjamin. Proses pengurusan legalitas rumah yang akan dibeli terjamin keamanan dan keasliannya. Jadi Anda tidak perlu ragu untuk memilih DM Village Wirokerten sebagai hunian di Yogyakarta.

Penulis utama blog.

Pos Komentar