DM Property

Tips Mudah Mengurus Balik Nama SHM

Jika Anda berniat untuk membeli rumah tentu saja tidak terlepas dengan urusan legalitas seperti proses peningkatan hak milik, balik nama ataupun proses-proses lainnya. Meskipun hal ini tidak akan diberatkan kepada pembeli jika Anda membeli rumah melalui pengembang profesional, namun tidak ada salahnya untuk mengetahui proses detailnya. Berikut cara balik nama SHM (Sertifikat Hak Milik) rumah yang perlu Anda ketahui.

Balik Nama Sertifikat Rumah Harus Segera Diurus

Balik Nama SHM

Proses balik nama SHM (Sertifikat Hak Milik) adalah hal yang sangat penting untuk segera diurus agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Salah satu hal yang dapat terjadi apabila Anda tidak segera mengurus surat tersebut adalah sengketa antara pemilik baru dan pemilik lama. Walaupun sudah mengantongi PBB dan kwitansi pembelian rumah, SHM rumah Anda bisa di ganti dengan nama pemilik rumah lama. Hal ini bisa terjadi karena pemilik baru tidak memiliki bukti legal yang kuat atas kepemilikan rumah tersebut.

Masalah lainnya yang dapat terjadi adalah, ketika Anda akan membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Anda sebagai pemilik baru membutuhkan SPPT yang berisikan Nomor Objek Pajak (NJOP) dan keterangan lainnya yang dibutuhkan. Maka Anda akan direpotkan setiap kali akan membayar PBB karena harus menghubungi pemilik rumah lama untuk mendapatkan SPPT. Masalah ini akan semakin rumit apabila Anda tidak segera mengurus balik nama SHM dengan segera.

Persyaratan Mengurus Balik Nama Sertifikat Hak Milik

Lengkapi Dokumen

Untuk proses balik nama SHM rumah, hal pertama yang bisa Anda lakukan adalah membayar BPHTB, PPh dan melengkapi beberapa berkas penting. Berkas yang dibutuhkan adalah sebagai berikut ini,

  1. Surat Permohonan dan Surat Kuasa Otentik
  2. Sertifikat Hak Atas Tanah
  3. Akta Jual Beli dari PPAT
  4. Fotokopi KTP pemegang hak, penerima hak, dan atau kuasanya yang dilegalisir oleh pejabat berwenang
  5. Bukti pelunasan BPHTB dan PPh Final
  6. Fotokopi SPPT PBB tahun berjalan

Biaya yang Dikenakan Ketika Mengurus Balik Nama Sertifikat Hak Milik

Biaya yang Dibutuhkan

Untuk proses balik nama SHM rumah dilakukan langsung oleh PPAT yang Anda tunjuk dan dilakukan di kantor BPN terdekat dengan lokasi Anda. Mengurus balik nama SHM rumah tentu dikenakan biaya, biasanya nominal biaya tersebut sebersar Rp25.000 per sertifikat dengan waktu penegerjaan selama lima hari.

Selain biaya baik nama ada pula biaya Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNPB) yang harus Anda bayarkan. Biasanya biaya akan dihitung satu per seribu permill dari NJOP. Namun untuk memastikannya kembali anda bisa mengeceknya langsung ke kantor BPN terdekat, berapa biaya keseluruhan balik nama SHM rumah yang berlaku di daerah Anda.

Proses Legalitas DM Village Wirokerten Terjamin

DM Village Wirokerten merupakan perumahan di Jogja yang menjamin setiap konsumennya mendapatkan hunian yang aman, nyaman dan terletak di lingkungan yang asri. Selain itu juga, proses legalitas di DM Village Wirokerten sangat mudah serta terjamin aman. Jika Anda mencari hunian asri dengan proses legalitas yang aman dan terjamin, segera bergabunglah dengan kami.

Penulis utama blog.

Pos Komentar